Satubersama.com – Sebuah insiden yang mengguncang terjadi di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/5/2024) lalu. Video viral di Tiktok, seorang perempuan yang identitasnya belum terungkap, tiba-tiba terjatuh ke kolong peron. Beruntung, respons cepat dari petugas stasiun mencegah tragedi yang lebih buruk terjadi.
Berdasarkan rekaman video yang tersebar luas di media sosial, petugas Stasiun Sudirman dengan sigap mengamankan situasi. Mereka segera meminta penumpang yang berada di sekitar peron untuk menjauhi celah di peron tempat perempuan itu terjatuh. Sementara itu, petugas lainnya berjaga di pinggir peron, siap untuk memastikan keamanan perempuan tersebut, mengingat kereta akan segera melanjutkan perjalanannya.
“Yang di jalur (stasiun) minggir dulu ya, ibunya suruh merem saja kalau takut,” ujar salah satu petugas, memberikan instruksi kepada penumpang.
Tak berselang lama setelah KRL melanjutkan perjalanannya, dua petugas langsung turun ke bawah peron untuk mengecek kondisi perempuan yang terjatuh tersebut. Mereka menemukan perempuan itu memegang pinggangnya sambil bungkuk, namun dalam kondisi sadar.
Manager Humas Kereta Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut Leza, perempuan tersebut telah diberikan pertolongan oleh petugas kesehatan dan sudah kembali ke rumahnya setelah kejadian tersebut.
“Iya, Rabu 15 Mei 2024 (kejadian jatuh ke bawah peron) di Stasiun Sudirman pukul 10.55 WIB,” kata Leza saat dihubungi.
Leza juga menjelaskan bahwa perempuan tersebut terburu-buru saat hendak menaiki KRL, yang menyebabkan kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh. Hal ini menegaskan pentingnya kehati-hatian saat berada di sekitar area peron, terutama saat hendak menaiki kereta.
Perlu dicatat bahwa kejadian serupa juga terjadi sebelumnya. Pada akhir bulan lalu, seorang wanita juga terperosok ke celah antara peron dan gerbong saat hendak masuk ke KRL di Stasiun Manggarai. Insiden ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan saat menggunakan transportasi umum.
Dengan demikian, insiden di Stasiun Sudirman menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kesadaran akan keselamatan di lingkungan stasiun dan seluruh sistem transportasi umum. Respons cepat dan sigap dari petugas stasiun patut diapresiasi, karena telah mencegah insiden tersebut berakhir tragis. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan waspada demi keselamatan bersama.
Baca juga: Percepat Pembahasan RUU DKJ, Status Ibu Kota Negara DKI Jakarta Habis
Sumber: Kompas.




